Monday, 01/06/2026
NÓNG

Top 10 Makanan Jalanan Taiwan yang Wajib Dicoba Traveler Indonesia

Top 10 Makanan Jalanan Taiwan yang Wajib Dicoba Traveler Indonesia

Salah satu alasan terbesar untuk mengunjungi Taiwan adalah kuliner jalanannya yang luar biasa. Night market (pasar malam) Taiwan adalah fenomena tersendiri — ratusan penjual makanan berjajar menawarkan hidangan yang telah diwariskan turun-temurun dengan harga yang sangat terjangkau. Sebagai traveler Indonesia, banyak cita rasa Taiwan yang akan terasa familiar karena pengaruh budaya Tionghoa yang kuat.

1. Bubble Milk Tea (珍珠奶茶) — Minuman Ikonik yang Lahir di Taiwan

Tahukah kamu bahwa bubble milk tea berasal dari Taiwan? Minuman susu teh dengan bola tapioka ini pertama kali dibuat di Tainan pada 1980-an. Di tanah kelahirannya, rasanya jauh berbeda — lebih segar, lebih otentik, dan bisa dikustomisasi sesuai keinginan: tingkat manis, tingkat es, jenis susu, dan jenis topping.

Di mana beli: Brand lokal seperti 50 Lan, Gong Cha, dan Tiger Sugar (teh susu dengan brown sugar yang viral) tersebar di seluruh Taiwan. Harga: TWD 50–80 per cup (sekitar Rp 24.000–39.000).

2. Oyster Omelet (蚵仔煎) — Telur Dadar Tiram Khas Night Market

Oyster omelet adalah salah satu makanan night market Taiwan yang paling populer. Tiram segar dicampur dengan tepung ubi, telur, dan sayuran hijau, dimasak di atas wajan panas, lalu disiram saus manis pedas berwarna merah. Teksturnya kenyal di luar, lembut di dalam.

Di mana beli: Hampir semua night market besar Taiwan (Shilin, Raohe, Ningxia) punya stand oyster omelet. Harga: TWD 50–80 per porsi.

3. Scallion Pancake (蔥抓餅) — Sarapan Jalanan Paling Populer

Scallion pancake adalah makanan sarapan paling ikonik di Taiwan — lembaran tipis adonan berlapis dengan daun bawang, digoreng di atas wajan datar hingga crispy di luar tapi lembut di dalam. Bisa ditambah telur, keju, atau saus berbagai rasa.

Di mana beli: Ada stan scallion pancake di setiap penjuru Taiwan — di depan MRT, di pasar pagi, hingga di night market. Harga mulai TWD 35–60.

4. Stinky Tofu (臭豆腐) — Berani Coba yang Bau Tapi Lezat?

Ini adalah makanan yang paling “menantang” untuk dicoba — stinky tofu (tahu bau) difermentasi selama berminggu-minggu hingga menghasilkan aroma yang sangat kuat. Tapi bagi yang berani mencoba, rasanya jauh lebih ringan dari baunya, dengan tekstur crispy di luar dan lembut di dalam, biasanya disajikan dengan acar kubis pedas.

Tips untuk WNI: Mulai dengan versi goreng (bukan rebus) — lebih mudah diterima lidah yang pertama kali mencoba. Harga: TWD 50–80.

5. Braised Pork Rice (魯肉飯) — Comfort Food Taiwan yang Sederhana

Nasi dengan topping daging babi cincang yang dimasak lama dalam kecap manis dan rempah — ini adalah makanan “jiwa” Taiwan yang ada di mana-mana, dari restoran mewah hingga warung kaki lima. Murah, enak, dan mengenyangkan.

Catatan untuk Muslim: Hidangan ini mengandung daging babi. Alternatif halal: nasi ayam (雞肉飯) atau nasi ikan (魚肉飯) yang tersedia di banyak tempat.

6. Soup Dumplings (小籠包, Xiaolongbao) — Rahasia Sup dalam Satu Gigitan

Din Tai Fung, restoran asal Taiwan, adalah yang membuat xiaolongbao (soup dumpling) terkenal di seluruh dunia. Di dalam satu pangsit kecil terdapat daging dan kuah segar yang meleleh di mulut. Teknik memakannya: gigit sedikit ujungnya, sedot kaldunya, lalu makan sisanya.

Di mana beli: Din Tai Fung punya banyak cabang di Taipei (yang paling terkenal di Xinyi). Antrian panjang tapi sangat worth it. Juga tersedia di food court mal besar dengan harga lebih terjangkau.

7. Mango Shaved Ice (芒果雪花冰) — Dessert Terbaik di Musim Panas

Es serut mangga Taiwan adalah pengalaman kuliner yang tidak boleh dilewatkan — es susu yang diparut halus seperti salju (bukan es kasar biasa) ditumpuk bersama irisan mangga segar, mochi, dan sirup mangga. Sangat segar di musim panas!

Di mana beli: Smoothie House di Yongkang Street Taipei adalah yang paling terkenal. Juga banyak di Tainan dan Kaohsiung (kota di mana mangga Taiwan paling terkenal). Harga: TWD 120–200.

8. Dan Bing (蛋餅) — Crepe Telur Sarapan Khas Taiwan

Dan Bing adalah crepe tipis berbahan dasar tepung yang dilipat bersama telur dadar — sarapan paling umum di Taiwan. Ringan, gurih, dan bisa ditambah keju, daging, atau sayuran. Ini adalah makanan yang paling sering saya makan saat sarapan di Taiwan.

Di mana beli: Warung sarapan (早餐店, zǎocān diàn) ada di setiap sudut Taiwan, buka sekitar pukul 06.00–11.00. Harga: TWD 25–50.

Night Market Terbaik untuk Street Food Taiwan

  • Shilin Night Market (Taipei) — terbesar dan paling terkenal, wajib dikunjungi tapi sangat ramai. Buka sekitar pukul 17.00–tengah malam.
  • Raohe Night Market (Taipei) — lebih autentik, lebih mudah diakses, dan tidak sepadat Shilin. Wajib coba black pepper bun (胡椒餅) yang dipanggang di dalam oven tanah liat.
  • Ningxia Night Market (Taipei) — favorit warga lokal untuk makanan tradisional. Selalu ramai tapi lebih terjangkau dan kurang touristy.
  • Fengjia Night Market (Taichung) — terbesar kedua di Taiwan, penuh inovasi makanan terbaru dan paling viral.
  • Liuhe Night Market (Kaohsiung) — seafood night market terbaik di Taiwan selatan.

Artikel Terkait


Ditulis oleh Phan Thế Anh — travel blogger dan content creator yang telah menjelajahi lebih dari 30 negara di Asia. Ikuti perjalanan saya di YouTube @ThayGiaoAnh, Instagram @lecturer.anh & TikTok @phantheanh88 untuk inspirasi wisata terbaru.

Bài Viết Liên Quan

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Phan Thế Anh Travel Blogger Việt Nam

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca