Saturday, 13/06/2026
NÓNG

Itinerary Korea Selatan 7 Hari yang Lengkap untuk WNI 2026

Itinerary Korea Selatan 7 Hari yang Lengkap untuk WNI 2026

Mengapa Korea Selatan Jadi Destinasi Impian Traveler Indonesia?

>

Demam Korean Wave (Hallyu) sudah menjangkau Indonesia sejak lebih dari satu dekade lalu, dan pengaruhnya terhadap pariwisata Korea Selatan luar biasa besar. Dari penggemar K-Pop yang ingin mengunjungi gedung agensi idolanya, hingga pecinta drama Korea yang ingin melihat langsung lokasi shooting favoritnya — Korea Selatan punya daya tarik yang sangat kuat bagi wisatawan Indonesia.

Tapi Korea bukan hanya tentang K-Pop dan drama. Negeri ini menawarkan alam yang indah di empat musim, kuliner yang beragam dan lezat, istana-istana bersejarah yang megah, dan infrastruktur wisata yang sangat baik. Berikut itinerary 7 hari Korea Selatan yang saya rekomendasikan untuk pertama kali berkunjung:

Hari 1–3: Seoul — Ibu Kota yang Tiada Hentinya

>
  • Gyeongbokgung Palace — istana utama Dinasti Joseon. Sewa hanbok dan masuk gratis! Pergantian penjaga istana berlangsung setiap jam.
  • Bukchon Hanok Village — desa hanok tradisional yang fotogenik. Datang sebelum pukul 08.00 agar jalanannya sepi.
  • N Seoul Tower — menara ikonik di Namsan dengan pemandangan kota 360°. Sore menuju malam adalah waktu terbaik.
  • Myeongdong — surga skincare dan street food Korea. Wajib coba tteokbokki, hotteok, dan odeng!
  • Hongdae — kawasan seni mahasiswa dengan pertunjukan jalanan dan kafe-kafe unik
  • DMZ Tour — day trip ke Zona Demiliterisasi Korea untuk pengalaman sejarah yang unik. Bisa dibook via agen wisata lokal.

Hari 4: Jeonju — Kota Makanan Tradisional Korea

>

Jeonju adalah ibukota gastronomi Korea — kota di mana bibimbap versi paling autentik berasal. Naik KTX dari Seoul sekitar 1,5 jam.

  • Jeonju Hanok Village — desa dengan sekitar 800 rumah hanok berjejer rapi, berbeda dari Bukchon yang lebih kecil. Suasananya lebih otentik dan tidak sepadat Seoul.
  • Jeonju Bibimbap — makan siang di salah satu restoran bibimbap legendaris Jeonju. Jangan lewatkan guejeolpan (9 kotak lauk) dan makgeolli (beras fermentasi) khas Jeonju.
  • Omokdae Pavilion — pavilion bersejarah di atas bukit dengan pemandangan indah Jeonju Hanok Village dari atas

Hari 5–6: Busan — Kota Pesisir Korea yang Dinamis

>

Busan adalah kota terbesar kedua di Korea dengan karakter yang sangat berbeda dari Seoul — lebih santai, lebih beragam secara budaya, dan punya pantai!

  • Haeundae Beach — pantai paling terkenal di Korea, ramai di musim panas tapi tetap cantik sepanjang tahun. Ada banyak restoran seafood segar di sekitarnya.
  • Gamcheon Culture Village — kampung warna-warni bertingkat di lereng bukit yang dijuluki “Machu Picchu-nya Korea”. Sangat instagrammable!
  • Jagalchi Fish Market — pasar ikan terbesar di Korea yang ramai dan hidup. Beli seafood segar dan minta dimasak di restoran di lantai atas.
  • Beomeosa Temple — kuil Buddha di kaki pegunungan Geumjeongsan dengan suasana yang sangat tenang dan hijau
  • Busan Cinema Center — venue utama Busan International Film Festival dengan atap LED terbesar di dunia yang cantik di malam hari

Hari 7: Gyeongju — Kota Museum Tanpa Atap

>

Gyeongju adalah ibu kota Kerajaan Silla kuno (57 SM – 935 M) dan sekarang jadi salah satu Warisan Dunia UNESCO Korea. Kota ini dijuluki “museum tanpa atap” karena begitu banyak peninggalan bersejarah yang tersebar di seluruh kota.

  • Bulguksa Temple — kuil UNESCO yang dibangun pada 751 M, contoh terbaik arsitektur Buddha Korea Silla
  • Seokguram Grotto — gua dengan patung Buddha granit yang sangat indah di puncak Gunung Toham
  • Tumuli Park — taman dengan bukit-bukit makam raja Silla kuno yang berbentuk mound hijau besar
  • Anapji Pond — kolam istana kerajaan Silla yang sangat cantik, terutama saat malam hari dengan pencahayaan yang memukau

Transportasi Dalam Korea Selatan

>
  • T-Money Card — kartu rechargeable untuk MRT, bus, dan bahkan beberapa taksi di Seoul. Beli di bandara atau convenience store (GS25, CU).
  • KTX (Korea Train Express) — kereta cepat antar kota. Seoul–Busan hanya 2,5 jam. Beli tiket di Korail website atau aplikasi.
  • Korail Pass — pass perjalanan kereta untuk wisatawan asing, worth it jika rencana banyak perjalanan antar kota
  • Subway Seoul — salah satu metro terlengkap di Asia, hampir semua atraksi wisata dapat dijangkau. Petunjuk tersedia dalam Bahasa Inggris.

Estimasi Biaya Wisata Korea Selatan 7 Hari

>
  • Tiket pesawat PP (Jakarta–Seoul): Rp 4–10 juta (tergantung maskapai dan musim)
  • Visa Korea: GRATIS (WNI bebas visa ke Korea Selatan hingga 30 hari!)
  • Akomodasi (6 malam): Rp 2–8 juta (hostel hingga hotel bintang 3)
  • Makan: Rp 1,5–3 juta (convenience store + restoran kasual)
  • Transportasi (T-Money + KTX): Rp 1–2 juta
  • Tiket atraksi: Rp 500.000–1,5 juta
  • TOTAL: Rp 9–24 juta per orang (belum termasuk belanja)

Artikel Terkait


Ditulis oleh Phan Thế Anh — travel blogger dan content creator yang telah menjelajahi lebih dari 30 negara di Asia. Ikuti perjalanan saya di YouTube @ThayGiaoAnh, Instagram @lecturer.anh & TikTok @phantheanh88 untuk inspirasi wisata terbaru.

Bài Viết Liên Quan

One response to “Itinerary Korea Selatan 7 Hari yang Lengkap untuk WNI 2026”

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Phan Thế Anh Travel Blogger Việt Nam

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca