Mengapa Korea Selatan Jadi Destinasi Impian Traveler Indonesia?
>Demam Korean Wave (Hallyu) sudah menjangkau Indonesia sejak lebih dari satu dekade lalu, dan pengaruhnya terhadap pariwisata Korea Selatan luar biasa besar. Dari penggemar K-Pop yang ingin mengunjungi gedung agensi idolanya, hingga pecinta drama Korea yang ingin melihat langsung lokasi shooting favoritnya — Korea Selatan punya daya tarik yang sangat kuat bagi wisatawan Indonesia.
Tapi Korea bukan hanya tentang K-Pop dan drama. Negeri ini menawarkan alam yang indah di empat musim, kuliner yang beragam dan lezat, istana-istana bersejarah yang megah, dan infrastruktur wisata yang sangat baik. Berikut itinerary 7 hari Korea Selatan yang saya rekomendasikan untuk pertama kali berkunjung:
Hari 1–3: Seoul — Ibu Kota yang Tiada Hentinya
>- Gyeongbokgung Palace — istana utama Dinasti Joseon. Sewa hanbok dan masuk gratis! Pergantian penjaga istana berlangsung setiap jam.
- Bukchon Hanok Village — desa hanok tradisional yang fotogenik. Datang sebelum pukul 08.00 agar jalanannya sepi.
- N Seoul Tower — menara ikonik di Namsan dengan pemandangan kota 360°. Sore menuju malam adalah waktu terbaik.
- Myeongdong — surga skincare dan street food Korea. Wajib coba tteokbokki, hotteok, dan odeng!
- Hongdae — kawasan seni mahasiswa dengan pertunjukan jalanan dan kafe-kafe unik
- DMZ Tour — day trip ke Zona Demiliterisasi Korea untuk pengalaman sejarah yang unik. Bisa dibook via agen wisata lokal.
Hari 4: Jeonju — Kota Makanan Tradisional Korea
>Jeonju adalah ibukota gastronomi Korea — kota di mana bibimbap versi paling autentik berasal. Naik KTX dari Seoul sekitar 1,5 jam.
- Jeonju Hanok Village — desa dengan sekitar 800 rumah hanok berjejer rapi, berbeda dari Bukchon yang lebih kecil. Suasananya lebih otentik dan tidak sepadat Seoul.
- Jeonju Bibimbap — makan siang di salah satu restoran bibimbap legendaris Jeonju. Jangan lewatkan guejeolpan (9 kotak lauk) dan makgeolli (beras fermentasi) khas Jeonju.
- Omokdae Pavilion — pavilion bersejarah di atas bukit dengan pemandangan indah Jeonju Hanok Village dari atas
Hari 5–6: Busan — Kota Pesisir Korea yang Dinamis
>Busan adalah kota terbesar kedua di Korea dengan karakter yang sangat berbeda dari Seoul — lebih santai, lebih beragam secara budaya, dan punya pantai!
- Haeundae Beach — pantai paling terkenal di Korea, ramai di musim panas tapi tetap cantik sepanjang tahun. Ada banyak restoran seafood segar di sekitarnya.
- Gamcheon Culture Village — kampung warna-warni bertingkat di lereng bukit yang dijuluki “Machu Picchu-nya Korea”. Sangat instagrammable!
- Jagalchi Fish Market — pasar ikan terbesar di Korea yang ramai dan hidup. Beli seafood segar dan minta dimasak di restoran di lantai atas.
- Beomeosa Temple — kuil Buddha di kaki pegunungan Geumjeongsan dengan suasana yang sangat tenang dan hijau
- Busan Cinema Center — venue utama Busan International Film Festival dengan atap LED terbesar di dunia yang cantik di malam hari
Hari 7: Gyeongju — Kota Museum Tanpa Atap
>Gyeongju adalah ibu kota Kerajaan Silla kuno (57 SM – 935 M) dan sekarang jadi salah satu Warisan Dunia UNESCO Korea. Kota ini dijuluki “museum tanpa atap” karena begitu banyak peninggalan bersejarah yang tersebar di seluruh kota.
- Bulguksa Temple — kuil UNESCO yang dibangun pada 751 M, contoh terbaik arsitektur Buddha Korea Silla
- Seokguram Grotto — gua dengan patung Buddha granit yang sangat indah di puncak Gunung Toham
- Tumuli Park — taman dengan bukit-bukit makam raja Silla kuno yang berbentuk mound hijau besar
- Anapji Pond — kolam istana kerajaan Silla yang sangat cantik, terutama saat malam hari dengan pencahayaan yang memukau
Transportasi Dalam Korea Selatan
>- T-Money Card — kartu rechargeable untuk MRT, bus, dan bahkan beberapa taksi di Seoul. Beli di bandara atau convenience store (GS25, CU).
- KTX (Korea Train Express) — kereta cepat antar kota. Seoul–Busan hanya 2,5 jam. Beli tiket di Korail website atau aplikasi.
- Korail Pass — pass perjalanan kereta untuk wisatawan asing, worth it jika rencana banyak perjalanan antar kota
- Subway Seoul — salah satu metro terlengkap di Asia, hampir semua atraksi wisata dapat dijangkau. Petunjuk tersedia dalam Bahasa Inggris.
Estimasi Biaya Wisata Korea Selatan 7 Hari
>- Tiket pesawat PP (Jakarta–Seoul): Rp 4–10 juta (tergantung maskapai dan musim)
- Visa Korea: GRATIS (WNI bebas visa ke Korea Selatan hingga 30 hari!)
- Akomodasi (6 malam): Rp 2–8 juta (hostel hingga hotel bintang 3)
- Makan: Rp 1,5–3 juta (convenience store + restoran kasual)
- Transportasi (T-Money + KTX): Rp 1–2 juta
- Tiket atraksi: Rp 500.000–1,5 juta
- TOTAL: Rp 9–24 juta per orang (belum termasuk belanja)
Artikel Terkait
- Tempat Wisata Seoul Wajib Dikunjungi Traveler Indonesia
- Itinerary Osaka dan Kyoto 7 Hari untuk Traveler Indonesia
- Itinerary Taiwan 7 Hari untuk Traveler Indonesia
Ditulis oleh Phan Thế Anh — travel blogger dan content creator yang telah menjelajahi lebih dari 30 negara di Asia. Ikuti perjalanan saya di YouTube @ThayGiaoAnh, Instagram @lecturer.anh & TikTok @phantheanh88 untuk inspirasi wisata terbaru.

[…] Itinerary Korea Selatan 7 Hari yang Lengkap untuk WNI 2026 Itinerary Osaka dan Kyoto 7 Hari untuk Traveler Indonesia 2026 Biaya Wisata Singapura 5 Hari […]