🇮🇩 Informasi Praktis untuk Wisatawan Indonesia
- ✈️ Penerbangan: Penerbangan langsung dari Jakarta (CGK) ke Taipei Taoyuan (TPE) tersedia dengan Garuda Indonesia, Lion Air, dan Citilink, durasi sekitar 5–6 jam. Dari Surabaya (SUB) juga ada penerbangan langsung.
- 🛂 Visa: Warga Negara Indonesia (WNI) memerlukan visa untuk masuk Taiwan. Visa on Arrival (VOA) tersedia di bandara Taoyuan dengan biaya sekitar USD 50. Alternatif: ajukan visa Taiwan di KDEI Taipei atau agen perjalanan terpercaya.
- 💵 Mata Uang: Mata uang Taiwan Dollar (TWD). 1 TWD ≈ sekitar 450–480 IDR (2026). Penukaran uang bisa dilakukan di money changer resmi Taipei atau gunakan kartu debit/kredit berlogo Visa/Mastercard.
- 📱 Aplikasi Rekomendasi: Google Maps untuk navigasi. KKday / KLOOK untuk pemesanan aktivitas wisata. Kartu EasyCard (悠遊卡) untuk transportasi umum di seluruh Taiwan — bisa dibeli di bandara.
Taiwan sering dikunjungi traveler dengan itinerary yang sama: Taipei, Jiufen, Taroko, Sun Moon Lake, Alishan. Destinasi-destinasi itu memang indah — tapi Taiwan menyimpan begitu banyak tempat menakjubkan yang jarang masuk radar wisatawan. Dalam artikel ini, saya berbagi 7 hidden gems Taiwan yang saya temukan dari berbagai perjalanan ke sana — tempat-tempat yang akan membuat teman-temanmu tercengang di Instagram!
1. Jinguashi — “Desa Hantu” yang Ternyata Sangat Indah
Jinguashi (金瓜石) adalah desa pertambangan emas tua di pegunungan dekat Jiufen — tapi sering dilewatkan karena orang fokus ke Jiufen yang lebih terkenal. Padahal, Jinguashi punya keindahan yang berbeda: bangunan-bangunan era Jepang yang sudah ditumbuhi lumut, pemandangan laut Pasifik dari ketinggian, dan sejarah Perang Dunia II yang kaya.
- Kunjungi Jinguashi Gold Museum untuk mengetahui sejarah penambangan emas dan POW camp era PDII
- Crown Prince Chalet — reruntuhan villa Jepang abad ke-20 yang sangat fotogenik
- Dari Jinguashi, lanjutkan trekking ke Teapot Mountain (1–1,5 jam) untuk pemandangan panorama yang luar biasa
2. Green Island (Lyudao) — Snorkeling dan Penjara Bersejarah
Green Island (綠島) adalah pulau kecil yang bisa dicapai dengan feri 50 menit atau pesawat kecil 15 menit dari Taitung. Pulau ini terkenal di antara traveler lokal karena terumbu karang yang dangkal dan jernih, dan sebuah penjara era militer yang kini jadi museum.
- Snorkeling di Green Island adalah salah satu pengalaman terbaik di Taiwan — air jernih biru kehijauan dengan ikan warna-warni
- Lyudao Marine Park — area konservasi dengan penyu, hiu karang kecil, dan terumbu karang yang sehat
- Green Island Human Rights Memorial Park — eks penjara political dissidents era Chiang Kai-shek, sangat kuat secara sejarah
- Sewa scooter untuk mengelilingi pulau dalam 2–3 jam — sangat mudah karena pulaunya kecil
3. Shifen — Bukan Sekadar Lampion, Ada Air Terjun Tersembunyi
Shifen (十分) sudah cukup terkenal karena ritual melepas lampion langit — tapi banyak yang tidak tahu bahwa desa ini juga punya Shifen Waterfall, yang oleh banyak orang disebut sebagai “Niagara Falls”-nya Taiwan.
- Air terjun setinggi 20 meter yang sangat lebar — sangat dramatis terutama setelah hujan
- Jalur kereta yang melewati tengah desa memberikan momen foto yang sangat unik
- Gabungkan Shifen dengan Jiufen dan Jinguashi dalam satu day trip dari Taipei yang sangat worth it
4. Bitan — Danau Sungai Tenang di Pinggiran Taipei
Bitan (碧潭) di New Taipei City adalah sepotong ketenangan yang kontras dengan kesibukan Taipei. Sungai dengan airnya yang hijau kebiru-biruan dikelilingi perbukitan hijau, jembatan gantung ikonik, dan perahu bebek sewaan yang santai.
- Sangat mudah dijangkau: MRT Xindian Line, turun di Xindian Station terminal
- Sewa perahu bebek (TWD 100/30 menit) untuk berkeliling sungai sambil menikmati view jembatan
- Ada jalur hiking ke bukit di seberang sungai untuk pemandangan panorama yang bagus
5. Sanxia Old Street — Jalan Bersejarah yang Terlupakan
Sanxia (三峽) punya jalan tua bergaya Baroque yang sangat indah dan hampir tidak ada di itinerary wisatawan asing. Deretan toko-toko tua dengan fasad batu bata merah bergaya kolonial menciptakan atmosfer sangat berbeda — seperti kembali ke Taiwan 100 tahun lalu.
- Sanxia juga terkenal dengan Zushi Temple — kuil yang diukir dengan sangat detail selama lebih dari 100 tahun dan masih terus disempurnakan
- Coba niu jiao chong (牛角崇, kue tanduk sapi) yang merupakan makanan khas Sanxia
- Gabungkan dengan Yingge (kota keramik) yang hanya 15 menit naik bus — keduanya adalah hidden gems budaya yang luar biasa
6. Sandimen — Desa Adat Suku Paiwan yang Autentik
Sandimen (三地門) di Pingtung County, Taiwan selatan, adalah desa terbesar suku Paiwan — salah satu suku asli Taiwan yang kaya budaya. Berkunjung ke sini memberikan perspektif yang sangat berbeda tentang Taiwan yang jauh lebih dalam dari sekedar Taipei dan night market.
- Kunjungi Sandimen Indigenous Cultural Center untuk memahami tradisi, kerajinan, dan musik suku Paiwan
- Beli kerajinan tangan original dari pengrajin lokal langsung — jauh lebih meaningful dari suvenir pabrik
- Bisa dikombinasikan dengan kunjungan ke Kenting National Park (1 jam ke selatan)
7. Cijin Island Kaohsiung — Pulau Kecil dengan Pantai dan Makanan Laut
Cijin Island (旗津) adalah pulau memanjang di mulut pelabuhan Kaohsiung yang bisa dicapai hanya 3 menit naik feri kecil dari dermaga di Gushan — tiket feri hanya TWD 15 satu jalan! Pulau ini punya pantai yang bersih, jalan setapak yang ramah sepeda, dan deretan restoran seafood fresh yang terjangkau.
- Sewa sepeda dan keliling pulau dalam 1–2 jam — sangat menyenangkan dan santai
- Restoran seafood di sepanjang jalan utama menyajikan seafood yang ditangkap pagi tadi — sangat segar
- Cijin Wind Turbines — turbin angin raksasa di ujung utara pulau yang jadi landmark foto modern Kaohsiung
- Miao Shou Temple — kuil tua di tengah pulau dengan arsitektur yang indah dan unik
Pertanyaan Umum (FAQ)
Q: Apakah WNI perlu visa untuk ke Taiwan?
A: Ya. WNI memerlukan visa untuk masuk Taiwan. Tersedia Visa on Arrival (VOA) di Bandara Taoyuan seharga sekitar USD 50. Bisa juga mengajukan visa sebelumnya melalui KDEI Taipei atau agen visa terpercaya.
Q: Berapa lama penerbangan Jakarta–Taipei?
A: Penerbangan langsung dari Jakarta (CGK) ke Taipei Taoyuan (TPE) membutuhkan sekitar 5–6 jam. Garuda Indonesia, Lion Air, dan Citilink melayani rute ini.
Q: Apakah ada makanan halal di Taiwan?
A: Ada, meski tidak sebanyak di Indonesia. Cari restoran dengan label “清真” (halal) atau gunakan aplikasi HalalTrip untuk menemukan opsi makanan halal terdekat. Muslim di Taiwan cukup mudah menemukan makanan seafood atau vegetarian.
Q: Kartu SIM apa yang cocok untuk wisatawan Indonesia di Taiwan?
A: Beli SIM card wisata di Bandara Taoyuan (Chunghwa Telecom, Taiwan Mobile). Harga sekitar TWD 300–500 untuk paket data 4G/5G selama 3–7 hari. Juga bisa pakai roaming Telkomsel/XL yang sudah bekerja sama dengan provider Taiwan.
Q: Bagaimana cara naik transportasi umum di Taiwan?
A: Beli kartu EasyCard (悠遊卡) di stasiun MRT atau 7-Eleven. Kartu ini bisa digunakan untuk MRT, bus, bis antarkota, bahkan pembayaran di minimarket. Sangat praktis dan hemat.
Artikel Terkait
Pertanyaan Umum (FAQ)
Q: Apakah WNI perlu visa untuk ke Taiwan?
A: Ya. WNI memerlukan visa untuk masuk Taiwan. Tersedia Visa on Arrival (VOA) di Bandara Taoyuan seharga sekitar USD 50. Bisa juga mengajukan visa sebelumnya melalui KDEI Taipei atau agen visa terpercaya.
Q: Berapa lama penerbangan Jakarta–Taipei?
A: Penerbangan langsung dari Jakarta (CGK) ke Taipei Taoyuan (TPE) membutuhkan sekitar 5–6 jam. Garuda Indonesia, Lion Air, dan Citilink melayani rute ini.
Q: Apakah ada makanan halal di Taiwan?
A: Ada, meski tidak sebanyak di Indonesia. Cari restoran dengan label “清真” (halal) atau gunakan aplikasi HalalTrip untuk menemukan opsi makanan halal terdekat. Muslim di Taiwan cukup mudah menemukan makanan seafood atau vegetarian.
Q: Kartu SIM apa yang cocok untuk wisatawan Indonesia di Taiwan?
A: Beli SIM card wisata di Bandara Taoyuan (Chunghwa Telecom, Taiwan Mobile). Harga sekitar TWD 300–500 untuk paket data 4G/5G selama 3–7 hari. Juga bisa pakai roaming Telkomsel/XL yang sudah bekerja sama dengan provider Taiwan.
Q: Bagaimana cara naik transportasi umum di Taiwan?
A: Beli kartu EasyCard (悠遊卡) di stasiun MRT atau 7-Eleven. Kartu ini bisa digunakan untuk MRT, bus, bis antarkota, bahkan pembayaran di minimarket. Sangat praktis dan hemat.
- Cara Mengurus Visa Taiwan untuk WNI
- Itinerary Taiwan 7 Hari untuk Traveler Indonesia
- Cara Mengurus Visa ETA Sri Lanka untuk WNI
Ditulis oleh Phan Thế Anh — travel blogger dan content creator yang telah menjelajahi lebih dari 30 negara di Asia. Ikuti perjalanan saya di YouTube @ThayGiaoAnh, Instagram @lecturer.anh & TikTok @phantheanh88 untuk inspirasi wisata terbaru.

Tinggalkan Balasan